Ini Dia Alasannya Kenapa Fashion Hijab Pashmina Masih Banyak Disukai!

Ini Dia Alasannya Kenapa Fashion Hijab Pashmina Masih Banyak Disukai!

Banyak jilbab yang bisa dipilih dan disesuaikan dengan kebutuhan dan selera, salah satunya adalah hijab pashmina. Fashion hijab ini memiliki bentuk persegi panjang dan memiliki variasi yang berbeda misalnya dilihat dari bahan yang dipergunakan. Beberapa bahan yang sering digunakan untuk pembuatan jilbab sendiri antara lain katun, wolfish, bahan kaos, dan bahan lainnya yang beragam.

Ini Dia Alasannya Kenapa Fashion Hijab Pashmina Masih Banyak Disukai!

Terdapat beberapa keunggulan dari pashmina. Pertama adalah mudah untuk dikreasikan. Jika dibandingkan jilbab segi empat, jilbab jenis ini memang terkesan lebih simple dan mudah untuk Anda bentuk atau kreasikan sesuai keinginan Anda. Misalkan saja ketika Anda ingin menghadiri sebuah acara pesta, walaupun biasanya membutuhkan lebih banyak jarum pentul namun hasil kreasi dari jilbab tersebut biasanya akan lebih menarik.

Kedua adalah memiliki banyak jenis bahan dan motif. Sama seperti jilbab segi empat, jilbab pashmina juga terbuat dari beragam jenis bahan dan juga motif namun ada juga yang polos. Kualitas dari bahan yang digunakan serta ukuran jilbab tersebut akan mempengaruhi harga dari hijab yang dijual. Karena banyaknya variasi untuk fashion hijab seperti bahan dan juga motif, Anda bisa menyesuaikan jilbab yang akan Anda pilih sesuai dengan kebutuhan Anda. Misalnya disesuaikan dengan baju yang akan Anda gunakan, apakah serasi atau tidak. 

Ketiga adalah bisa dipergunakan juga sebagai pengganti syal. Jilbab pashmina memiliki ukuran yang berbeda-beda dan bahkan beberapa diantaranya memiliki lebar atau panjang yang tidak berbeda jauh dengan ukuran scarf yang biasanya dikenakan saat udara dingin. Pada kondisi tertentu, misalnya saat di gunung dan Anda lupa untuk membawa scarf yang bisa dipergunakan untuk menutup atau melindungi leher dari udara dingin, Anda bisa menggunakannya sebagai scarf sementara. Bahkan tidak jarang ada yang menggunakan jenis pashmina yang memiliki bahan yang sangat tips sehingga terlihat transparan untuk pengganti belt ataupun untuk penutup hidung dan mulut saat berkendara.

Baca juga artikel menarik lainnya di palingmodas.com

 Alasan lain kenapa pashmina masih jadi salah satu item fashion hijab yang diburu, yaitu: 

  • Nyaman untuk digunakan. Agar nyaman digunakan dalam waktu lama, Anda bisa menggunakan jenis jilbab yang terbuat dari bahan katun karena katun bisa menyerap keringat dengan baik dan pilih cara penggunaan pashmina yang cocok terutama ketika Anda banyak beraktivitas atau memiliki aktivitas luar ruangan yang cukup padat.
  • Cepat untuk dipergunakan. Dalam kondisi tertentu misalnya Anda buru-buru pun dengan menggunakan jilbab jenis pashmina terbilang lebih cepat karena hanya membutuhkan 1 buah jarum pentul saja. Caranya adalah kenakan jilbab pashmina ke atas kepala Anda lalu satukan sisi jilbab di bawah dagu dengan jarum pentul dan sampirkan masing-masing sisi jilbab di bagian seberang sisi tubuh, lalu tali kedua ujung jilbab di belakang leher.
10 jenis hijab pashmina terbaru

10 jenis hijab pashmina terbaru

Hijab pashmina merupakan salah satu diantara ratusan jenis hijab yang ada. Di era yang semua hal terus mengalami perkembangan dan juga inovasi ini, hijab juga mengalami hal tersebut.

Sekarang ini sudah banyak para hijabers yang membuat serangkaian kreasi dalam pemakaiannya.

10 jenis hijab pashmina terbaru

Nah saya akan memberi sedikit gambaran mengenai macam – macan model hijab pashmina yang terbaru. Langsung saja berikut beberapa model – modelnya.

  • Pashmina berbahan katun

Jenis pasmina katun (pashmina persegi panjang) sudah familiar di kalangan para hijaber karena cukup mudah dijumpai di pasaran. Bahannya yang mudah menyrap keringat akan memberikan rasa nyaman saat dikenakan. Bahannya yang tidak midnight kusut sangat pas untuk dipakai pada berbagai acara baik itu formal maupun santai.

Bahan katun yang agak kaku menjadikannya sedikit sulit untuk dikreasikan. Namun Anda bisa melihat tutorial – tutorial hijab pashmina katun di youtube dan di media sosial lainnya. Dengan model dan kreasi yang tepat, maka penampilan Anda akan semakin cantik dan lebih percaya diri.

  • Pashmina berbahan satin

Bahan yang licin memberikan kesan glamour, mewah dan elegan ketika dikenakan. Permukaannya yang licin mungkin sebagian orang mengira akan sulit untuk mengkreasikannya. Anda tak perlu khawatir karena dengan memakai inner ciput atau ninja akan memudahkan Anda dalam mengkreasikannya. Cukup lihat tutorial memakai pashmina jenis satin ini Anda sudah bisa memakainya dalam acara – acara formal. Namun bisa juga dipakai saat acara – acara santai dengan kreasi yang simpel dan casual.

  • Pashmina berbahan sifon

Bahan yang lembut, halus dan jatuh menjadikan jenis hijab pashmina sifon nyaman dikenakan dan cocok dipakai pada berbagai jenis kegiatan. Namun saat memakai hijab jenis ini, Anda harus memakai inner ciput terlebih dahulu karena bahan sifon yang transparan maka pemakaian inner ciput atau ninja akan membantu menutup rambut Anda dengan sempurna.

Kekurangan dari jenis bahan sifon ini adalah mudah kusam dan tidak cocok dipakai pada saat cuaca panas karena bahannya yang tipis. Anda bisa melihat video – video tutorial untuk mengkreasikan model hijab sifon ini.

  • Pashmina berbahan rawis

hijab yang pada ujung kainnya sengaja tidak dijahit. Ini bukan berarti kain tersebut rusak, karena model rawis ini memang sengaja dibuat dengan mesin jahit khusus rawis. Jenis rawis ada rawis ombre dan rawis kusut.

Hijab rawis sangat fleksibel artinya cocok dikenakan dalam berbagi acara tergantung Anda bagaimana cara mengkreasikannya. Anda bisa melihat masing – masing tutorial dari dua jenis rawis di atas.

  • Pashmina berbahan monochrome

Salah satu jenis hijab ini mulai booming di tahun 2015 hingga sekarang, modelnya yang hanya memiliki dua warna saja yaitu hitam dan putih dengan kreasi motif seperti garis – garis, polkadot dan juga motif unik lainnya.

Namun dengan catatan jika Anda ingin mengenakan hijab jenis monochrome maka harus juga menyesuaikan pakaian yang tidak terlalu ramai warnanya agar tidak terjadi tabrak warna dan juga tidak aneh saat dipakai.

Baca juga artikel menarik lainnya di palingmodis.com

Nah itulah beberapa tren salah satu hijab pashmina yang bisa Anda coba pakai dan dikreasikan sesuai selera Anda.

 

Simple dengan Pilihan Motif Menarik Menjadikan Hijab Pashmina Favorit Banyak Anak Muda

Simple dengan Pilihan Motif Menarik Menjadikan Hijab Pashmina Favorit Banyak Anak Muda

Untuk anak muda khususnya wanita berhijab di zaman sekarang ini sudah di sediakan begitu banyak pilihan hijab dari bentuknya yang beragam, ukuran yang di sesuaikan dengan kebutuhan, serta motif dan juga desain hijab yang di buat semakin menarik tersedia dengan banyaknya pilihan di toko-toko hijab yang ada di setiap pusat perbelanjaan di sekitar mereka. Salah satu model hijab di zaman sekarang ini yang menjadi pilihan banyak anak muda adalah hijab pashmina yang di jual di pasaran dengan motif yang sangat beragam dan tentunya yang kekinian sesuai dengan jamannya sekarang ini.

Simple dengan Pilihan Motif Menarik Menjadikan Hijab Pashmina Favorit Banyak Anak Muda

Menggunakan hijab yang merupakan kewajiban yang harus ditaati dan dilaksanakan oleh setiap wanita muslimah di seluruh dunia ini tentu saja telah mengalami yang namanya perkembangan dari sisi model dan juga desain yang membuat hijab semakin menarik, yang juga mampu untuk membuat banyak wanita ingin mengenakan hijab di dalam kehidupan mereka sehari-hari. Hal tersebut tentu saja menjadi salah satu dampak yang sangat positif untuk banyak wanita yang akan terus ingin mengenakan hijab sebagai tugas dan kewajiban mereka.

Selain memiliki banyak pilihan dari desain dan juga motif yang beragam, keuntungan lainnya dengan menggunakan hijab model pashmina adalah mudahnya untuk menggunakan hijab tersebut yang membuat banyak wanita lebih memilih untuk menggunakan model hijab yang satu ini di dalam kesempatan yang ada. Hijab pashmina yang simple untuk di pakai dan juga lebih bisa menghemat waktu pemakaian tentu saja tetap akan membuat tampilan Anda menjadi cantik secara Islami yang pastinya tidak akan mengganggu syariat yang telah ada sebagai seorang wanita muslimah.

Baca juga: Memilih Hijab Pashmina Yang Nyaman Digunakan

Model hijab yang mudah dan praktis pemakaiannya tentu saja sangat menguntungkan para wanita yang memiliki kesibukan setiap hari sehingga menginginkan sebuah hijab yang tidak terlalu lama dan sulit untuk memakainya. Selain itu juga, penggunaan pashmina yang mudah dan simple akan sangat membantu para wanita yang memang belum begitu mahir atau ahli di dalam penggunaan hijab mereka selama ini, sehingga adanya pashmina yang mudah untuk di pakai akan sangat membantu mereka nantinya.

Hijab pashmina yang banyak di jual di pasaran ini pun memiliki harga beli yang relatif murah yang tentunya juga terjangkau untuk banyak masyarakat di Indonesia. Menggunakan pashmina pun harus bisa untuk di pilih dan di lihat bahan yang ada di dalamnya yang tentunya harus di pilih pashmina yang memang terbuat dari bahan yang bagus, adem ketika di pakai di Indonesia yang memiliki cuaca panas dan tentu saja yang sesuai dengan baju yang akan Anda pakai nantinya.

 

Memilih Hijab Pashmina Yang Nyaman Digunakan

Memilih Hijab Pashmina Yang Nyaman Digunakan

Hijab pashmina adalah salah satu jenis dari berbagai macam variasi jenis hijab yang banyak digunakan oleh masyarakat. Hijab ini sering digunakan dari kalangan remaja hingga dewasa dengan berbagai macam cara pemakaiannya. Ukuran dari hijab ini memiliki berbagai variasi, untuk yang berbentuk syal umumnya memiliki ukuran 30 x 150 cm atau 70 x 200 cm dan dengan bentuk selendang berukuran 90 x 200 cm. Dipasaran terdapat berbagai macam model, motif, dan warna dari hijab pashmina yang sangat menarik untuk dipilih.Hal ini yang menyebabkan banyak dari pengguna hijab pashmina merasa binggung untuk menentukan pilihan jilbab.

Memilih Hijab Pashmina Yang Nyaman Digunakan

Untuk itu penting bagi pengguna hijab pashmina lebih cermat dalam memilih jenis bahan hijab yang akan dibeli dan gunakan. Hal ini bukan hanya berkaitan dengan fashion yang sedang tren namun juga demi kenyamanan saat digunakan. Kemungkinan dari beberapa jenis hijab yang ada dipasaran tidak cocok dengan pengguna hijab. Jadi pemilihan bahan yang tepat sangat disarankan pada saat akan memilih dan membeli hijab. Berikut ini ada beberapa tips bahan hijab yang mungkin bisa anda terapkan saat akan membeli hijab pashmina.

  • Hijab bahan satin

Ciri kain satin adalah bahannya cenderung licin dan mengkilap. Kesan mengkilap yang ada pada kain satin diperoleh dari teknik menenunnya yang menggunakan serat filament. Kesan mewah dan feminine akan terlihat pada saat anda menggunakan hijab ini. Hijab berbahan satin ini lebih sulit untuk dibentuk dan rentan turun karena permukaannya yang licin. Jadi anda harus memilih model yang sesuai dengan penggunaan jarum yang sedikit lebih banyak untuk menghindari hal tersebut.

  • Hijab bahan sutra

Bahan sutra yang ada dipasaran terdiri dari berbagai macam jenis kain jilbab. Agar terlihat cantik saat menggunakannya maka pilih bahan sutra yang lembut, tipis, bagus, mudah dibentuk, dan nyaman dipakai. Sebaiknya hindari bahan yang memiliki volume (mengembang) dan dari jenis sutra organdi yang kaku. Perawatan dari hijab ini sedikit sulit, saat mencuci gunakan tangan untuk menghindari kerusakan pada serat kain.

Baca juga: Keunggulan Hijab Polos Model Segiempat yang Harus Anda Ketahui

  • Hijab bahan sifon

Hijab berbahan sifon merupakan salah satu jenis jilbab yang banyak dimiliki pengguna hijab. Hal ini dikarenakan bahan sifon ini agak panas dan licin, namun bahan ini lebih cocok digunakan untuk berwajah bulat dimana rata-rata bentuk wajah yang dimiliki orang Indonesia. Selain itu, alasan pengguna hijab mengemari jenis bahan ini karena sifatnya yang ringan, flowy,serta memiliki model yang manis dan cantik. Untuk cara perawatan dari hijab pashmina sifon sendiri sangat disarankan mengucek dengan tangan secara perlahan. Hal ini dikarenakan bahan sifon rawan koyak dan cenderung lebih sensitif.

Bahan Hijab Pashmina

Bahan Hijab Pashmina—perintah mengenakan hijab sudah ada semenjak Rasulullah diutus Allah. Perintah tersebut datang langsung dari Allah. Jadi sudah sepantasnya para wanita itu mengenakan jilbab untuk menutuipi auratnya.

Perkembangan dunia hijab, sudah sedemikia rupa. Telah banyak model kerudung yang saat ini bertebaran memenuhi pasar. Hendaknya anda menari kerudung yang memang sesuai dengan syari’at Islam. Yaitu yang menjulur menutupi aurat. Setidaknya lebar bagian kerudung itu haruslah menutupi hingga perut bagian atas. kerudung memang telah banyak modelnya. Dan semakin beragam dari waktu ke waktu. Ada kerudung yang bermodel gamish ada juga kerudung model pashmina yang belakangan ini menjadi favoritt kaum perempuan.

Hijab pashmina ini mempunyai ciri khas bentuknya persegi panjang dengan ukurang kurang lebih 160 x 50 cm. Dengan ukuran segitu hijab pashminan ini memang panjang ibarat selendang. Nah pemakainnya haruslah dilipat sedemikian rupa hingg amenutupi kepala dan bagian perut atas. anda bisa mencari hijab ini dengan bergama ukuran. Guna memenuhi syari’at tadi carilah hijab pashmina ini dengan ukuran yang besar. Kesampingkan yang namanya mengejar kecantikan guna dipertontonkan. Buat apa cantik tapi kalau Allah murka. Tentu sia-sia bukan. Jadi sebaiknya anda mematuhi syari’at ini. Anda dapat mengkombinasikannya dengan hijab ataupun gamish yang mempunyai warna yang senada. Untuk itulah anda dapat membelinya satu paket.

Ada beberapa bahan penggunaan hijab pashmina ini. Berikut beberapa diantaaranya.

  • Pashimna Paris

Bahan ini mempunyai harga yang relatif murah dibanding dengan bahan-bahan lainnya. motifnya un beraneka ragam. Anda bisa mencarinya mulai dari yang polos hingga bermotif.

  • Pashmina Katun

Sifat bahan ini yaitu sedikit mudah kusut. Jika anda menggunakan bahan ini anda haruslah lebih sering menyetrikanya. Pashmina dengan bahan ini lebih mudah mneyerap jeringat seperti halnya sifat katun yang cepat menyerap keringat. Selain itu bahan katun ini lebih tahan panas. Buat anda yang berkegiatan di luar ruangan, penggunaan pashmina bahan katun ini cukuplah tepat.

  • Pashmina Sifon

Bijaknya anda sedikit menghindari bahan ini. Dikarenakan bahan ini begitu tipis bahkan cenderung transparan. Jika kita ingin mengikuti perintah Allah, maka pilihlah bahan yang tebal dan cenderung tidak transparan. Selain itu bahan sifon ini sangatlah ringan dan licin. Jadi penggunaannya akan sering merapikan atau menata kembali kerudungnya. Biasanya penggunaannya dibarengi dengan ciput atau daleman kerudung.

  • Pashmina Hicount

Bahan ini mempunya tingakt kelembutan yang baik. Mempunyai tekstur yang lebih halus serta mempunyai harga yang relatif mahal. Bsa dibilang, bahan ini merupkaan kelas premium dari hijab pashmina.

  • Pashmina Double Hicount

Hijab pashmina satu ini terbuat dari kombinasi polyster dan bahan rayon. Menghasilkan tingakt kelembutan yang sangat baik. Selain itu juga dingin dan mudah menyerap keringat.

Trik Memakai Hijab Pashmina

Bagi sebagian hijabers, menggunakan hijab dari pashmina dirasa terlalu menyita banyak waktu karena ribet dan harus menggunakan banyak jarum. Sekilas, hijab panjang yang sebenarnya praktis ini memang agak rumit pengaplikasiannya, apalagi bagi pemula. Tapi hal ini tidak akan menimpamu kalau kamu tahu cara-cara tepat memakai hijab pashmina, dari mulai pemilihan bahan sampai pemasangan jarum pentul di posisi yang tepat.

baca juga: Tips Modis Dengan Busana Muslim dan Hijab Modern

Berikut trik mudah memakai hijab pashmina :

 

  • Agar lebih mudah pakai pashmina, pilihlah dalaman hijab berbentuk ciput ninja, bukan ciput biasa.

Perbedaan ciput ninja dan ciput biasa terletak pada bentuk dan fungsinya bagi wanita berhijab. Jika ciput biasa hanya menutupi kepala hingga telinga, kalau ciput ninja bisa lebih praktis karena bisa menutupi sampai ke bagian leher bahkan pundak. Tanpa harus pakai tutorial khusus, memakai ciput ninja sebelum pashmina hanya butuh satu langkah, yakni sekali lilit ke belakang sampai depan. Kamu juga tidak memerlukan banyak jarum pentul, karena kecil kemungkinan kalau pashminamu akan melorot atau lepas.

  • Pemilihan bahan pashmina juga jangan sembarangan. Pilih bahan-bahan kaku dan jatuh, seperti katun atau spandek.

Sebagai pecinta hijab, kamu tentu paham berbagai macam bahan hijab yang tersedia di pasaran. Dari mulai yang licin, kaku, tebal sampai jatuh, mungkin sudah kamu hafal di luar kepala. Namun, ada beberapa bahan yang sebaiknya kamu hindari ketika ingin lebih nyaman pakai pashmina, yaitu bahan-bahan licin dan menerawang. Akan lebih baik kalau kamu pilih bahan kaku atau jatuh, supaya makin mempermudah. Jika kamu kesulitan, berikut beberapa tipe-tipe bahan pashmina yang layak kamu coba :

  • bahan jatuh : spandek, polyster atau kashmir.
  • bahan kaku : katun atau denim
  • Kalau kurang suka bahan-bahan kaku atau jatuh, memilih bahan yang licin pun tidak apa-apa.

Selain wajib memakai dalam hijab saat memakai pashmina, memperhatikan tekstur bahan juga menjadi pekerjaan rumahmu selanjutnya. Ada beberapa hijabers yang lebih suka bahan-bahan licin seperti cerutty atau chiffon, karena mungkin lebih modis dan elegan. Jika kamu pun demikian, sah-sah saja asalkan tahu bagaimana cara terbaik memakainya. Saat memakai pashmina berbahan licin, jangan sekali-kali tanpa dalaman hijab. Berikan jarum pentul di bagian atas dan samping hijab, supaya kamu terhindar dari kemelorotan hijab.

  • Pilih saja pashmina polos atau minim motif.

Jika kamu ingin mengambil jalan aman, ada trik khusus yaitu dengan memilih pashmina polos atau minim motif. Baju-baju model apapun juga akan tampak oke jika kamu padukan dengan pashmina polos atau bermotif sekalipun. Kalau kurang percaya diri dengan yang polos, kamu bisa pakai alternatif lain yaitu dengan pashmina bermotif bunga, abstrak atau bergaris.

Asal Usul Hijab Pashmina

Jika dulu para wanita muslim Indonesia menggunakan jilbab hanya yang berbentung kerudung yang disampirkan di kepala, atau jilbab segiempat yang dikaitkan dengan jarum di bagian bawah dagu. Maka kini muncul hijab pashmina yang banyak digunakan oleh wanita muslim di Indonesia.

Pashmina merupakan kain panjang yang banyak digunakan untuk jilbab, namun ada juga yang menggunakannya sebagai selendang atau syal. Apabila dirunut dari asal muasalnya, tercatat bahwa pashmina berasal dari Kashmir, sebuah lembah yang ada di Himalaya barat. Pada abad ke-3 hingga abad ke-11, masyarakat di dataran kashmir memang banyak yang membuat sleendang dari bahan wol. Akan tetapi, industri tersebut baru secara resmi berdiri di Kashmir pada abad ke-15 Masehi dan diperkenalkan oleh penenun asal Asia Tengah bernama Zaynul Abidin.

Nama Pashmina sendiri berasal dari bahasa Persia yaitu Pashm yang berarti wol dari kambing changtangi atau pashmina. Kambing ini hanya ditemukan di Himalayan, Pakistan, Nepal, serta India Utara karena mereka hanya hidup dan tinggal di wilayah dataran tinggi yang dingin.

Produk pashmina sangatlah disukai oleh masyarakat negara tersebut karena bahannya yang hangat dapat menghindarkan tubuh dari rasa dingin. Selain itu, coraknya yang menawan juga bisa menjadi pelengkap penampilan bagi wanita.

Selama ini pashmina lebih dikenal sebagai kain panjang yang ukurannya lebih besar jika dibandingkan syal. Padahal, arti dari pashmina bukanlah itu, melainkan jenis material pembuatnya.

Pashmina merupakan jenis kain berserat yang dibuat dari bahan wol dan hanya diambil dari janggut domba yang ada di pegunungan Himalaya, tepatnya di daerah Ladakh, sebuah tempat yang letaknya berada di ketinggian 4.200 mdpl.

Janggut domba ini kemudian diambil, disisir, dan dipilih yang terbaik dengan cara tradisional sebelum kemudian ditenun oleh masyarakat yang tinggal di Nepal dan Lembah kashmir. Berbeda dengan di negara Nepal yang menyebut kain ini dengan nama Pashmina, maka di Kashmir kain ini disebut dengan wol kashmir. Akan tetapi, karena penggunaan selendang untuk kain ini semakin populer, maka masyarakat lebih banyak menyebut kain ini dengan nama pashmina.  

Dikarenakan banyaknya permintaan, kain tenun pashmina pun banyak dipasarkan ke luar wilayah India. Tak hanya yang berbentuk selendang, namun ada juga yang berbentuk selimut dengan harga yang mahal.

Sebenarnya tekstur pashmina sendiri halus seperti sutra, namun seiring perkembangan, pembuatan pashmina banyak dicampur dengan bahan lainnya agar lebih kuat ketika digunakan, salah satunya adalah dalam pembuatan hijab pashmina.  

Kain pashmina yang asli sebenarnya dibuat dengan proses manual, namun karena tingginya permintaan, banyak pula barang imitasi yang bermunculan. Bahkan kain yang bahannya tidak terbuat dari serat janggut domba himalaya pun disebut dengan nama pashmina.

Hal itu pula yang terjadi dengan hijab pashmina yang ada di Indonesia, ada pergeseran makna dalam menyebut jenis hijab ini. Jika awalnya hijab jenis pashmina adalah jenis kain tenun yang cukup tebal, namun kini hijab panjang dengan bahan apapun tetap disebut dengan pashmina.



Hijab Pashmina Simple Namun Elegant

Hijab pashmina adalah salah satu model jilbab yang hingga sekarang masih tetap digemari oleh para hijabers. Modelnya yang simple namun elegant dan cocok digunakan disegala suasana menjadi alasan hijab ini menjadi pilihan.

Pengertian Pashmina

Pashmina bisa dibilang selendang yang diaplikasikan menjadi kerudung. Ukurannya sekitar 160x50cm.Hijab pashmina bisa dibilang model jilbab modern yang bisa membuat penampilan yang menggunakannya terlihat anggun dan elegant. Namun untuk menggunakan model hijab pashmina dibutuhkan waktu, kesabaran dan keahlian.

Dalam artikel ini kami akan memberikan informasi mengenai bahan-bahan pashmina yang umumnya digunakan untuk hijab.

Pashmina Double Hicount

Pashmina yang terbuat dari bahan double hicount memiliki tekstur yang lembut di tangan dan terasa dingin. Bahan ini adalah perpaduan dari benang rayon dengan polyester. Karena teksturnya lembut dan ringan, pashmina ini saat jatuh terlihat bagus. Sekarang sudah banyak bahan double hicount yang bermotif.

Pashmnina Hicount

Pashmina yang terbuat dari bahan hicount tidak jauh berbeda dengan bahan double hicount. Perbedaannya terletak pada kelembutannya, bahan hicount lebih kasar dibandingkan dengan double hicount. Karena bahan ini tidak ditambah dengan bahan rayon yang memiliki sifat elastis dan empuk. Walaupun demikian di pasaran harga pashmina bahan hicount lebih mahal dibandingkan dengan double hicount.

Baca juga: Tips Singkat Cara Merawat Hijab Pashmina

Pashmina Sifon

Pashmina yang terbuat dari bahan sifon memiliki karakter yang tipis dan agak transparan. Namun walaupun bahannya tipis, banyak menjadi pilihan para hijabers. Hal tersebut karena pashmina bahan ini lebih mudah digunakan. Karena karakternya licin, saat disarankan menggunakan dalaman kerudung (ciput) sebelum menggunakan pashmina sifon. Selain itu, saat menggunakan pashmina sifon diperlukan bantuan penjepit jarum pentul agar hijab tetap rapi dan cantik.  Pashmina yang menggunakan bahan sifon cocok digunakan untuk acara-acara resmi atau acara formal.

Baca juga:

Pashmina Katun

Hijab pashmina yang menggunakan bahan katun memiliki karakter lebih mudah kusut. Namun jika sudah disetrika pashmina katun lebih mudah ditata. Kelebihan pashmina bahan katun adalah lebih tahan panas dan mudah menyerap keringat sehigga terasa lebih nyaman saat dipakai.

Pashmina katun disarankan untuk hijabers yang memiliki aktivitas super sibuk karena kelembaban kulit kepala akan lebih terjaga dan tidak membuat rambut mudah berketombe atau gatal-gatal.

Pashmina Paris

Kerudung pashmina paris ukurannya lebih kecil, yaitu 70×160 cm. Bahannya terbuat dari bahan paris yang nyaman saat digunakan. Walaupun lebih kecil kerudung pashimina bisa dibuat berbagai macam model hijab.

Bahan-bahan pashmina yang dibahas tersebut hanya sebagian dari bahan-bahan yang ada di pasaran. Sekarang beragam motif dan bahan pashmina sudah bisa Anda pilih. Untuk pemakaiannya Anda bisa searcing mengenai tutorial cara menggunakan hijab pashmina sesuai dengan acara dan kebutuhan Anda. Selamat mencoba!

 

Cara Mengenakan Hijab Pashmina

Pashmina merupakan salah satu jenis hijab yang biasa dipakai oleh para muslimah untuk menutup aurat. Pashmina biasa dipakai sehari-hari karena nyaman digunakan. Hijab yang bentuknya memanjang ini nyaman dikenakan karena cukup lebar dan bisa dipasang sesuai keinginan. Selain itu, hijab pashmina juga dapat di kreasikan dengan mudah untuk menunjang penampilan. Anda bisa mengkreasikan tatanan hijab memakai pashmina sesuai gaya yang ingin ditampilkan. Bagi Anda yang baru belajar mengenakan hijab model pashmina, berikut ini tata cara pemakaian hijab yang dapat Anda praktekkan, yaitu:

1. Kenakan ciput yang tepat.

Memakai ciput atau bagian dalam kerudung sebelum menggunakan pashmina sangatlah penting supaya hijab dapat tertata dengan rapi dan tidak mudah rusak. Ada banyak jenis ciput yang bisa dipakai untuk mengenakan hijab jenis pashmina. Biasanya, ciput Arab dan ciput ninja menjadi jenis ciput yang banyak digunakan sebagai bagian dalam kerudung pashmina yang dikenakan. Sebaiknya, sesuaikanlah warna ciput yang dipakai dengan nuansa pakaian atau hijab yang digunakan sehingga tampak seimbang dan enak dilihat. Selain itu, pastikanlah ukuran ciput pas dan terasa nyaman untuk dikenakan.

2. Pasang pashmina dengan benar.

Biasanya, salah satu tahap pemakaian pashmina yang banyak dipraktekkan oleh para muslimah berhijab yaitu dengan memasang pashmina di kepala dengan bagian kanan yang lebih pendek dari bagian kirinya. Untuk mengikat tatanan dasar pashmina, Anda bisa menggunakan peniti kecil supaya tatanan hijab tidak berantakan. Kemudian, Anda bisa menarik bagian kiri ke arah kanan atas kepala. Sematkan jarum pentul di beberapa bagian supaya pashmina terkunci dan tidak berantakan ketika bergerak.

3. Padukan dengan bros yang cantik dan elegan.

Setelah hijab pashmina terpasang, Anda bisa menggunakan bros yang tepat dan cocok dengan model atau desain pashmina yang digunakan. Berbagai bentuk bros seperti bunga, daun, kupu-kupu dan lainnya bisa dipilih sesuai selera. Namun jangan lupa, pastikanlah ukuran dan warna bros yang dipakai untuk menunjang penampilan dipilih dengan tepat sehingga menghasilkan tatanan hijab yang elegan. Semua perpaduan antara model hijab, warna hijab serta desain dan warna bros perlu diperhatikan dengan seksama.

4. Pilih aksesoris lain yang menarik penampilan.

Selain memadukan pashmina dengan bros cantik yang elegan, Anda juga bisa memilih aksesoris lainnya seperti head band, flower crown ataupun pin sebagai pilihan aksesoris hijab yang akan dipadukan dengan pashmina. Pilihlah salah satu dari aksesoris tersebut untuk menunjang penampilan. Biasanya aksesoris tersebut dipakai bila pashmina yang digunakan memiliki warna yang polos dan tidak bercorak. Jadi, terlihat keseimbangan penampilan dan tatanan hijab yang baik dan menawan.

pashmina - palingmodis

Pada dasarnya, memakai hijab berjenis pashmina sangatlah mudah, praktis dan cepat diaplikasikan. Namun kemudahan pemakaian pashmina juga ditentukan oleh bahan pashmina yang Anda gunakan. Sebagai pemula, sebaiknya pilihlah bahan pashmina yang tidak licin supaya penggunaannya tidak berantakan. Bahan-bahan pashmina yang tidak licin juga biasanya dapat menyerap keringat sehingga terasa nyaman dipakai dan tidak menimbulkan rasa panas.

Bukan hanya itu saja, memilih dan memilah warna ataupun corak hijab pashmina yang akan dikenakan juga sangatlah penting untuk memaksimalkan penampilan. Carilah hijab yang cocok dengan pakaian atau busana yang akan dikenakan sehingga menciptakan kesan perpaduan penampilan yang menawan. Dalam memakai hijab, kenyamanan dan rasa percaya diri sangatlah penting untuk diutamakan. Jadi, tampilan berhijab akan terlihat semakin mempesona di setiap kesempatan.