Ulasan Seputar Corak Batik Sesuai dengan Sejarahnya

Batik adalah jenis seni tekstil yang menggunakan lilin dan pewarna untuk menghasilkan pola pada sepotong kain polos. Meskipun kata Batik mungkin berasal dari kata Melayu yang berarti titik, Batik sebenarnya dapat ditemukan di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Di pulau Jawa, Indonesia, Batik adalah puncaknya. Para perancang awal ini memasukkan makna mendalam dalam karya mereka, menciptakan pola-pola yang erat kaitannya dengan filosofi kehidupan Jawa. Ada banyak corak batik yang dapat untuk Anda jumpai di pasaran dan setiap corak memiliki makna masing-masing.

 

Motif Parang.

Motif parang muncul dalam berbagai bentuk, biasanya menggambarkan panjang yang sempit dan ujung yang hampir tajam, persis seperti pedang. Dalam salah satu cerita rakyat yang terkenal, Pangeran-Pangeran Jawa yang terkenal itu diselamatkan oleh kekuatan pelindung batik parang yang dia miliki. Dalam cerita lain, Sultan Agung Mataram merenungkan hamparan bebatuan bergerigi di pantai selatan sebagai penjaga alami ke garis pantai. Ini telah membuat parang menjadi simbol keamanan dan keselamatan.

Motif Kawung.

Batik mofif kawung juga terinspirasi oleh alam dan corak batik pola kawung adalah contoh yang bagus. Sebagai jenis pohon palem yang tumbuh melimpah di Asia Tenggara dan secara ekonomi penting bagi kawasan ini, motif kawung juga mengandung pesan yang menggembirakan bahwa pemakainya sama bermanfaatnya bagi masyarakat seperti halnya kelapa kawung.

Motif Sekar Jagad.

Upacara Jawa berlimpah dengan penggunaan batik sebagai ekspresi cinta dan kebahagiaan. Pada pernikahan, sekar jagad, secara harafiah berarti bunga-bunga jagat raya dapat dikenakan oleh mempelai, laki-laki, atau diberikan sebagai hadiah untuk menyampaikan pesan suka cita yang tulus karena telah menemukan satu sama lain.

Motif Truntum.

Selama berabad-abad, emosi cinta telah menjadi pusat eksistensi manusia. Apa kita tanpa emosi cinta? Legenda mengatakan bahwa truntum diciptakan oleh Ratu, yang setelah ketidak setiaan Raja mulai membatik bintang-bintang yang dilihatnya di langit yang gelap untuk melupakan kesepiannya. Penasaran dengan motif baru ini, Raja mendekati istrinya dengan hati-hati, diam-diam mengamati ketekunannya.

 

Motif-motif yang ditulis di sini adalah ciri khas Jawa Tengah, dan selama zaman kuno memiliki sifat-sifat jimat untuk digunakan oleh Kesultanan yang berkuasa dan keluarganya. Larangan seperti itu tidak ada lagi dan batik dari semua motif bebas untuk digunakan oleh semua orang. Batik adalah teknik pencelupan lilin tahan yang diterapkan ke seluruh kain.

 

Kain yang dibuat menggunakan teknik ini berasal dari Indonesia. Batik dibuat baik dengan menggambar titik-titik dan garis-garis resist dengan alat yang disebut canting dengan mencetak resist dengan cap tembaga yang disebut topi. Lilin yang digunakan menolak pewarna dan oleh karena itu memungkinkan pengrajin untuk mewarnai secara selektif dengan merendam kain dalam satu warna, mengeluarkan lilin dengan air mendidih, dan mengulanginya jika beberapa warna diinginkan. Banyak sekali corak batik yang dapat untuk Anda jumpai.

Corak Batik Yang Paling Populer di Nusantara

Corak Batik Yang Paling Populer di Nusantara

Sejak ditetapkanya sebagai  salah satu warisan budaya asli Nusantara oleh UNESCO pada tanggal 2 Oktober 2009 silam, kini setiap tanggal tersebut biasanya warga Indonesia  meramaikanya dengan memakai batik untuk beraktivitas. Corak batik dan warna batik yang beragam pilihan menjadi salah satu daya tarik masayarakat sehingga saat ini konsumsi pemakaian batik meningkat pertahunnya.

Corak Batik Yang Paling Populer di Nusantara

Motif batik  berpola lung hitam, flora fauna, gajah cokelat dan ulir hijau umumnya adalah motif batik lama. Namun saat ini diprediksi sudah ada ribuan corak batik yang telah diciptakan oleh pengrajin batik di seluruh Indonesia. Motif yang beragam biasanya bergantung pada ciri khas atau keyakinan di setiap daerah. berikut ini adalah beberapa corak yang paling popular di  masyarakat Indonesia:

  • Motif sekar jagad

Motif ini berasal dari jawa tepatnya Yogyakarta dan menjadi salah satu yang terpopuler. Nama sekar jagad sendiri mempunyai arti keindahan atau kecantikan yang membuat orang-orang melihatnya menjadi kagum terpesona.

Namun ada juga yang menyebut bahwa sekar jagad adalah peta dunia karena memiliki motif yang berbentuk seperti pulau-pulau.

  • Motif kawung

Biasanya ditemui di Jawa Tengah dan Yogyakarta, memiliki motif yangsederhana dan merakyat namun tidak membosankan sehingga banyak yang menyukai. Folosofi dari corak batik adalah terinspirasi dari buah kolang kaling yang berbentuk bulat agak loncong lalu disusun empat sisi memebentuk lingkaran. Moif ini juga sering diidentikkan dengan motif sepuluh sen kuno.

  • Motif Mega Mendung

Motif yang berasal dari kota Cirebon ini juga sangat popular karean mempunyai corak sederhana namun terkesan mewah. Menggambarkan pola dengan bentuk awan-awan dan berwarna gelap seperti biru tua, merah tua, hijau tua, dan sebagainya. Bentuk awan bergelombang terlihat elegan sehingga cocok digunakan sipa saja baik orang dewasa atau anak-anak, baik laki-laki atau perempuan  sehingga banyak dicari oleh semua lapisan masyarakat.

  • Motif Tujuh Rupa (Pekalongan)

Motif ini sudah ada sejak 1800an dan berasal dari daerah Pekalongan. Pekalongan bisanya menampilkan nuansa flora fauna, tetapi untuk motif ini yang ditonjolkan motif bunga tujuh rupa. Karena isen-isen yang ditampilan sangat cantik dan dengan warna-warna yang kalem membuat motif ini disukai oleh para wanita dan menonjolkan sisi feminim. Motif ini juga cocok digunakan disegala acara.

  • Motif Sidomukti

Berasal dari Kabupaten Magetan dan memilik corak yang sangat khas, yaitu berpola dasar bambu. Motif ini berfilosofi atau bermakna sebagai harapan untuk mendapatkan ketenangan baik lahir atau batin. Seperti batik lainnya, batik ini bisa dipakai untuk acara adat dan acara-acara santai atau resmi.

Baca juga artikel menarik lainnya di palingmodis.com

Setiap motif memiliki sejarahnya sendiri-sendiri, beberapa bahkan dulunya hanya boleh dikenakan oleh para bangsawan atau keluarga kerajaan saja. Namun sekarang, corak batik bisa digunakan siapapun tanpa terkecuali. Jadi kira-kira motif mana yang menjadi favorit anda?