Hal-Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Memutuskan Membeli Model Baju Kain Katun!

Seiring dengan berkembangnya dunia fashion, banyak sekali jenis busana dan variannya yang muncul dan menjadi tren di pasaran. Dunia mode yang semakin berkembang, membuat semakin banyaknya jenis busana serta variannya yang ada di pasaran dunia. Tak terkecuali untuk busana perempuan. Hal ini kemudian akan memantik minat berbelanja para perempuan yang pada umumnya ingin mengikuti gaya penampilan terkini. Namun sebelum memutuskan untuk membeli busana, seorang perempuan haruslah memperhatikan kerapihan jahitan serta kualitas bahan. Salah satu busana yang paling banyak dicari adalah model baju kain katun. Bahan katun sendiri terdiri dari banyak jenis, dimana antara jenis katun yang satu dengan yang lain memiliki ciri yang berbeda-beda. Di dalam dunia mode, setidaknya ada sekitar sepuluh nama bahan katun yang beberapa di antaranya adalah katun jepang, katun kombed, katun rayon, serta katun silk, yang akan dijelaskan berikut ini:

  1. Katun jepang

Jenis katun pertama yang perlu kamu tahu adalah katun jepang. Bahan katun jepang adalah bahan kain yang terbuat sepenuhnya dari katun. Hal ini kemudian menjadikan bahan katun jepang dijuluki sebagai 100% cotton. Selain itu, katun jepang dikenal sebagai bahan yang akan menjadikan busana yang terbuat dari bahan tersebut memiliki tekstur yang halus serta daya serap yang bagus.

Harga busana yang terbuat dari jenis katun ini biasanya juga cenderung sedikit lebih mahal. Cara mudah untuk mengetahui sebuah pakaian dibuat dengan katun ini atau tidak adalah dengan melihat pada label busana, yang biasanya tertulis inisial J dalam penjelasan 100% cotton.

  1. Katun rayon

Selain bahan katun jepang, bahan katun yang sangat digemari oleh para wanita adalah bahan katun rayon. Bahan katun rayon sering disebut juga sebagai cotton rayon blend fabric. Hal ini dikarenakan jenis kain dihasilkan dari pencampuran dua buah serat kain yakni kapas atau katun dengan serat rayon. Serat rayon sendiri merupakan jenis serat kain yang dibuat dari hasil regenerasi selulosa. Setelahnya, serat rayon pun dibuat dengan menggunakan serat selulosa yang dimurnikan. Setelahnya, selulosa tersebut kemudian diproses secara kimia menjadi senyawa larut. Kemudian senyawa tersebut dilarutkan dengan cara disemprotkan melalui alat spinneret sehingga dihasilkan filamen atau benang-benar serat rayon.

Karena pembuatan bahan katun rayon melibatkan proses alami dan proses kimia dalam, jenis katun ini kemudian disebut pula dengan serat semi sintetik. Karena proses dan kain yang dihasilkan tersebut memiliki kualitas terbaik, tak heran kemudian bahan katun rayon dijuluki sebagai bahan ternyaman untuk membuat model baju kain katun.

  1. Katun combed

Jenis katun kerikutnya adalah katun kombed. Jenis kain ini merupakan jenis kain yang dilakukan penyisiran atau combed sehingga serat-serat halus yang ada pada kain tersebut hilang. Proses ini dilakukan pada tahap akhir atau finishing pembuatan kain.

Karena proses ini taka da pada jenis kain katun lain, hal ini menjadikan kain katun kombed tersebut memiliki kelebihan yakni sangat halus dan tidak berbulu. Karena kelebihan dan kualitas tersebut, biasanya katun kombed memiliki harga yang cukup tinggi di toko.

  1. Katun silk

Jenis katun terakhir adalah katun silk. Jenis katun ini memiliki ciri khas yang unik yakni memiliki permukaan yang mengkilap. Hal tersebut menjadikan jenis kain ini dinamakan katun silk. Meski memiliki ciri khas tersebut, jenis kain ini hanya memiliki daya yang rendah untuk kualitas daya serap yang rendah. Tak heran harga jenis kain katun ini dijual dengan harga relatif murah di pasaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *