Tahukah Kamu Cincin Tunangan di Jari Mana?

Sebagai seorang yang hidup di tengah tradisi dan konvensi masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia, pasti kita sangat familiar dengan tradisi pertunangan sebelum pernikahan. Memang, tidak semua masyarakat dunia, khususnya Indonesia, menerapkan tradisi ini. Hal itu didasarkan pada kepercayaan dan tradisi masing-masing. Akan tetapi, sebagai sebuah konsep, kalian pasti tahu bukan mengenai konsep tunangan itu seperti apa? Nah, biasanya, pertunangan mempunyai hubungan erat dengan cincin. Karena itu, tak jarang seorang pasangan yang sedang mempersiapkan pertunangan, melihat-lihat model cincin ataupun harga cincin tunangan. Hal itu dilakukan sebagai bentuk mempersiapkan simbol dari ikatan mereka nanti, yakni cincin pertunangan.

Lalu, kenapa sih harus cincin? Kenapa juga harus beli? Jawaban pertama tentunya berkaitan dengan simbol yang mudah dilihat dan jadi penanda ikatan. Cincin mungkin adalah manifestasi paling mudah dan terlihat dari sebuah ikatan. Orang-orang yang melihat ada cincin di jari manis sebelah kanan atau kiri tentu punya pikiran bahwa orang tersebut sudah menjalin hubungan dengan orang lain.

Selain itu, jika cincin itu merupakan cincin emas, bisa jadi itu berkaitan dengan pemaknaan bahwa simbol itu harus sama berharganya dengan ikatan mereka. Karena itu, tak jarang orang berlomba-lomba mendapatkan cincin paling indah untuk pertunangan atau pernikahan mereka. Selanjutnya, jawaban untuk pertanyaan kedua, yah, bagaimana lagi, masyarakat kita kan memang konsumtif, jadi tidak mungkin membuat cincin sendiri bukan? Apalagi model cincin di pasaran sudah sangat banyak dan bagus-bagus.

Nah, sudah tahu bukan, dan sudah dapat gambaran bukan, mengenai jawaban pertanyaan tadi? Untuk kamu yang sudah mendapatkan gambaran dan akan segera membeli cincin untuk pertunanganmu, kamu tentu harus memilih-milih mau cincin yang seperti apa? Apakah emas, emas putih, atau perak? Tentunya yang membedakan ketiganya adalah bahannya. Mengenai model, semua bisa dibuat model dengan tatahan yang unik dan berbeda-beda. Atau mau ditambahkan berlian dan kristal Swarovski? Semuanya bisa saja. Untuk itu, di sini kami berikan beberapa referensi foto cincin tunangan yang bisa jadi pilihan kamu. Berikut gambar-gambarnya.

 

 

Dari foto tersebut, kamu sudah tahu kan betapa bagus dan indahnya cincin-cincin yang memang didesain untuk pertunangan atau pernikahan. Jika sudah membeli cincin, berarti kamu sudah menyiapkan, setidaknya, materi atau simbol tanda ikatan itu. Selanjutnya, kamu juga harus tahu bukan, cincin tunangan itu di jari mana?

Jika ada pertanyaan mengenai cincin tunangan di jari mana, jawabannya gampang-gampang susah. Gampangnya, atau secara konvensional, yang sudah jadi mitos di masyarakat, cincin itu diletakkan di jari tangan kiri pastinya karena kalau jari tangan kanan biasanya sebagai simbol pernikahan. Untuk jenis jari yang dipakaikan cincin, secara konvensi, adalah jari manis. Sebab, pada jari manis ini dimitoskan sebagai jari ikatan dan jari kebahagiaan.

Namun, susahnya adalah jika peletakan tersebut sudah dikaitkan dengan kepercayaan masing-masing pihak yang mau tidak mau juga berkaitan dengan latar budaya masing-masing pihak. Salah-salah bisa terjadi selisih paham jika tidak didiskusikan terlebih dahulu.

Ada beberapa budaya yang memakaikan cincin pada jari manis, ada pula pada telunjuk atau kelingking. Pemaknaan akan simbol cincin dan letaknya pada jari itu pun berbeda-beda. Tentunya, hal itu kembali lagi pada kalian sebagai pasangan yang akan bertunangan nantinya. Semua pemaknaannya bisa didekonstruksi dan direkonstruksi ulang. Yang jelas, untuk masalah ini, harus didiskusikan dengan matang ya, agar keadaan hubunganmu dengan pasangan dan keluarga juga damai dan bahagia.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *