Kenali Ciri-ciri Kain Sutera Asli dan Cara Membatik Sutera Berikut Ini!

Kain sutera merupakan jenis serat protein alami dan di tenun menjadi kain, berasal dari kepompong ulat sutra murei. Asam amino yang terdapat pada sutra ini membuat efek halus dan lembut pada kain. Memiliki tekstur yang nyaman saat digunakan. sutra dibedakan dalam dua golongan berdasarkan cara pembuatannya yaitu dengan alat mesin tenun atau ATM dan menggunakan alat tenun bukan mesin atau ATBM. Untuk pembuatan kain dari ATBM, hasilnya lebih agak kasar, tebal dan cepat kusut tetapi memiliki kelembutan dan pewarnaan yang lebih alami. Untuk pembuatan kain dari ATM, memiliki hasil yang lebih halus dan diproduksi dalam corak yang cenderung semuanya sama. 

Kenali Ciri-ciri Kain Sutera Asli dan Cara Membatik Sutera Berikut Ini!

Berikut adalah ciri-ciri dari sutra yang asli diantaranya: 

  • Benang penyusun pada sutra sangat kuat dan tidak mudah putus.
  • Sutra memiliki kemampuan untuk menyerap yang baik sehingga akan tetap merasa dingin meski digunakan pada daerah yang bersuhu panas.
  • Memiliki kandungan asam amino yang menjadikan teksturnya sangat lembut ketika menyentuh kulit.
  • Sutra memiliki tampilan yang lebih berkilau seperti mutiara karena memiliki lapisan fibroin yaitu sejenis protein dari ulat sutra.
  • Serat benang sutra tidak akan cepat habis dan aka menghasilkan bau yang sama dengan rambut maupun bulu manusia.
  • Sutra difungsikan sebagai tabir surya untuk melindungi kulit manusia dari paparan sinar UV.

Ada dua jenis sutra yaitu sutra asli dan sintetis, perbedaannya adalah sutra asli lebih terlihat seratnya dan menonjolkan alur-alur benangnya sedangkan sutra sintetis terlihat mengkilap dan kasar. Kain sutera asli digunakan tanpa ATBM dan harganya jauh lebih mahal dibandingkan dengan sutra sintetis. Semakin tipis tekstur sutra maka semakin bagus kualitas bahan sutra, dan semakin banyak motif pada sutra akan semakin mahal. 

Berikut adalah cara membatik sutra diantaranya: 

  • Siapkan alat dan bahan seperti sutra, canting, gawangan, malam, wajan, kompor dan bahan pewarna.
  • Buat desain batik dengan berbagai motif dan lukis dengan malam menggunakan canting.
  • Tutup dengan malam pada bagian yang tidak memiliki warna pada kain.
  • Lanjut pada proses pewarnaan dengan mencelupkan bagian yang tidak tertutup lilin dan dijemur dan dikeringkan.
  • Setelah kering kembali lakukan proses melukis batik dengan malam untuk mempertahankan pewarnaan pertama.
  • Menghilangkan malam dari kain dengan air panas diatas tungku.
  • Setelah kain bersih dari malam dan kembali pada proses penutupan malam dengan warna pertama dan kedua.

Baca juga Jangan Salah, Memilih Kaos Polos Anak Juga Ada Tipsnya

Setelah melakukan hal diatas maka proses membuka dan menutup lilin untuk kompleksitas motif. Selanjutnya nglorod yaitu warna direbus air panas supaya menghilangkan lapisan malam dan menunjukan motif yang jelas. Setelah proses ini maka batik sudah siap digunakan. Batik dari kain sutera perlu dicuci dan keringkan dengan menjemur kemudian digunakan.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *