6 Jenis Bahan Kain untuk Membuat Jilbab Cantik Syar’i

Jilbab cantik dengan berbagai model kini sudah beredar di pasaran, Kamu pun tinggal memilihnya. Namun apakah kamu pernah mempertimbangkan terlebih dahulu urusan bahan kain untuk jilbab yang kamu beli? Kain itu akan sangat berpengaruh dalam kenyamanan jilbab saat dikenakan, jadi sudah seharusnya dalam urusan memilih kain jilbab diutamakan.

Apalagi buat wanita muslimah yang sudah memutuskan mengenakan jilbab syari. Jenis bahan dan modelnya pun beragam. Namun kebanyakan tidak mengetahui bahan apakah yang dipakai untuk membuat jilbab. Hal ini akhirnya digunakan penjual untuk memberikan keterangan mengenai bahan yang tidak sama dengan bahan aslinya.

Agar tidak tertipu, kamu harus tahu jenis-jenis bahan kain jilbab karena sudah seharusnya menjadi konsumen cerdas, mengetahui apa yang dibeli. Berikut ini 6 jenis kain yang biasa digunakan untuk membuat jilbab cantik yang syari.

  • Bahan Jersey

Bahan ini yang sering dipakai untuk membuat jilbab syari instan. Sifat bahan yang tebal, lembut, adem serta jatuh menjadi nyaman saat dikenakan. Selain itu, bahan ini dalam perawatan juga mudah karena tidak mudah kusut sehingga tidak perlu disetrika. Pilihan warna dan motifnya juga beragama, jadi jenis bahan ini sangat diminati berbagai kalangan baik ibu-ibu hingga remaja.

  • Bahan Sifon/Chiffon

Sifat kain sifon yang cenderung tipis dan licin menjadi pilihan karena ringan sehingga tidak memberatkan kepala yang mengenakannya. Untuk menghindari kesan tipis, biasanya jilbab syari yang dibuat menggunakan kain sifon dua lapis atau two layer/double layer. Kelemahan bahan ini akan terasa panas jika dipakai siang hari, jadi untuk mengurangi efek panas bisa kenakan inner atau ciput dengan bahan kaos.

  • Bahan Twiscone

Kain ini hampir mirip dengan sifon, hanya lebih tebal, berat, bertekstur lebih halus dan tidak tembus pandang. Bahan twiscone ini sangat cocok untuk jilbab segi empat, karena sifat yang lebih jatuh di badan, tidak menyerap keringat tetapi tidak meninggalkan bau badan seperti sifon.

  • Bahan Kaos

Bahan ini sering digunakan untuk membuat jilbab dengan harga yang murah. Kelebihannya sangat nyaman digunakan untuk penutup kepala kerena bahannya menyerap keringat dan mempunyai pori-pori besar, sehingga kulit kepala dan rambut tidak mudah lembab. Namun kekurangannya, bahan ini cepat melar dan kendur, sehingga jilbab syari jenis ini tidak akan awet biasanya.

  • Bahan Wolfis atau WoolPeach

Jenis kain ini termasuk bahan premium atau berkelas karena harganya yang mahal. Ada harga ada rupa atau kualitas, bahan ini sifatnya jatuh, lebih tebal, tidak panas, tidak mudah kusut, dan bahannya doff tidak mengkilap.

  • Bahan Dobyy

Jenis kain ini bagus untuk membuat jilbab syari karena tidak transparan dan adem seperti bahan katun.

Itulah 6 bahan kain untuk membuat jilbab cantik yang syari. Sebenarnya masih banyak kain yang juga digunakan untuk membuat jilbab syari, namun keenam tadi yang lumrah dipakai.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *