Info Fashion Tentang Kalung

Siapa yang tidak mengenal asesoris jenis kalung? Mungkin hanya sebagian orang yang memakainya, dan mayoritas si pemakai adalah wanita. Kalung dengan berbagai bahan dari emas, perak, palladium, handmade, mutiara dan masih banyak lainnya lagi menjadi salah satu asesoris utama yang sering dikenakan. Dalam acara fashion show, desainer juga tak pernah luput selalu memberikan asesoris ini ke modelnya. Hanya saja, ada banyak jenis kalung dengan berbagai nama dan model. Mungkin Anda juga sering melihat ada bermacam-macam kalung terpampang di etalase namun tidak mengenal namanya. Maka info fashion kali ini adalah menjelaskan detail fungsi berikut nama kalung yang mungkin Anda punya koleksinya.

  • Choker Necklace.

Kalung dengan ukuran 30 cm ini sering dikenakan dengan busana off shoulder atau sabrina, jadi kalung ini akan menonjol pada penampilan Anda. Kalung jenis ini sudah terkenal sejak zaman dahulu, para puteri bangsawan sering mengenakannya karena jenis gaun yang sering mereka kenakan memang cocok  sekali dengan kalung ini. Dengan model agak ketat atau dekat sekali ke leher juga banyak dikenakan oleh anak-anak bergaya punk, namun dengan bahan kain, tali atau suede.

  • Bib Necklace.

Kalung dengan model layer berlapis-lapis menurun ke bawah sangat cocok untuk busana polos Anda seperti tank top atau gaun model kemben. Blus bekerah lebar juga pantas sekali untuk kalung model ini. Efek glamor akan menempel di Anda yang jika memilih bahan perak atau emas. Pastikan berbusana simpel karena jika terlalu banyak corak, malahan akan memberi kesan norak atau ramai.

  • Princess atau Pendant Necklace.

Model ini juga termasuk simpel dan pendek, sangat cocok untuk semua jenis pakaian. Kalung ini paling populer karena Anda bisa menukar liontin apapun sesuka Anda namun tetap menggunakan rantai yang sama.

Baca juga: Info Fashion Bagi Anda Penggemar Busana Kebaya

  • Opera Necklace.

Sering melihat para hijabers menggunakan kalung jenis ini karena ukurannya yang panjang mencapai 80cm bisa dikenakan di luar jilbabnya. Selain itu, kalung jenis ini biasanya kebanyakan berbahan mutiara. Jadi cukup dikalungkan tanpa ada kaitan.

  • Collar Necklace.

Sesuai dengan artinya, collar berarti kerah. Collar ini mirip seperti choker, hanya saja dia berlapis, menempel di kulit karena bahan yang digunakan sudah pasti perak dan bisa digunakan di setiap acara baik formal atau semi formal, tidak terlihat mencekik juga karena lebarnya hampir mengenai bahu.

Semoga info fashion ini bermanfaat dan berguna buat Anda yang sedang kebingungan ingin mengenakan kalung namun takut tidak cocok dengan busana yang ingin pakai. Ingat, simpan kalung Anda dengan benar seperti digantung atau ditempatkan di laci supaya tidak putus atau kusut terlilit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *